Coke adalah sumber daya industri yang sangat penting, banyak digunakan di metalurgi, industri kimia dan bidang lainnyatetapi kokas akan menghasilkan sejumlah kecil bubuk selama pemecahan, pengangkutan, dan penggunaan kokas. Dalam proses produksi produk jadi di pabrik kokas, proses transmisi sabuk konveyor pabrik baja akan menghasilkan sejumlah bubuk dalam prosesnya, dan pemulihan bubuk ini membutuhkan penggunaan pengikat kokas bubuk.

Dilaporkan bahwa bubuk kokas yang dihasilkan dalam proses ini menyumbang sekitar 20% kokas setiap tahun. Sebagian besar bubuk kokas ini digunakan untuk membuat batu bara untuk pembangkit listrik, dan sebagian lagi ditumpuk secara acak, yang tidak hanya membuang-buang sumber daya, tetapi juga mencemari lingkungan. Dengan meningkatnya permintaan kokas dan peningkatan sumber daya kokas (batubara kokas), rasio karbon-ke-baja yang umumnya digunakan dalam pembuatan baja di pabrik baja adalah 1: 2, dan konsumsi kokas besar. Untuk mencapai nilai yang lebih besar, masalah ini telah menimbulkan keprihatinan yang meluas di industri metalurgi.

Ada banyak jenis pengikat kokas bubuk tradisional, tetapi terutama ada dua jenis yaitu aspal dan asam humat. Aspal digunakan sebagai pengikat kokas bubuk untuk menghasilkan blok kokas, yang memiliki efek yang baik (diperlukan karbonisasi), tetapi membutuhkan banyak investasi dan proses yang rumit; sedangkan asam humat digunakan sebagai pengikat, biayanya rendah, bebas polusi, dan prosesnya rumit, tetapi kokas tidak dapat digunakan dalam berbagai penggunaan dalam kiln dan tungku.

Kokas yang dihasilkan oleh teknologi pengikat kokas bubuk kami memiliki kekuatan termal yang mendekati kokas dan dapat digunakan dalam industri peleburan, pengecoran logam, kimia, dan industri lainnya. Selain itu, proses produksinya sederhana, biayanya rendah, dan tidak diperlukan pemanasan atau karbonisasi selama proses produksi, yang benar-benar mewujudkan perlindungan lingkungan dan penghematan energi.

Blok kokas yang terbuat dari pengikat kokas bubuk kami memiliki banyak fungsi, kekuatan tinggi dan stabilitas termal yang baik, dan dapat digunakan di berbagai kiln dan tungku tanpa meledak atau jaringan parut, kinerja pemadaman yang baik, dan kinerjanya mirip dengan kokas. Umumnya, bubuk kokas dapat didaur ulang melalui proses pengepresan dingin, di mana pengikat kokas bubuk tertentu diperlukan. Dalam industri metalurgi, kokas dapat diganti sebagian, yang tidak hanya dapat menghemat biaya, tetapi juga membebaskan ruang untuk pabrik.

Artikel terbaru

id_IDIndonesian